Cara Penanganan Kacang Hijau Pasca Panen


Cara Penanganan Kacang Hijau Pasca Panen

Cara Penanganan Kacang Hijau Pasca Panen

Cara Penanganan Kacang Hijau Pasca Panen – Kacang hijau merupakan tumbuhan yang masuk dalam kategori polong-polongan, kacang hijau ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai sumber bahan makanan yang mempunyai protein nabati tinggi. Kacang hijau dapat diolah, dengan beragam jenis makanan yang terbuat dari kacang hijau ini seperti bubur, isi bagian onde-onde dan bakpau, bahkan bisa dijadikan makanan ringan seperti rempeyek.

Cara penanganan kacang hijau pasca panen bertujuan agar mendapatkan hasil kacang hijau yang sesuai dengan harapan. Nah agar mendapatkan kacang hijau dengan hasil yang baik perlunya penanganan pasca panen sesuai dengan prosedur, penanganan ini bertujuan untuk menjaga komodias panen dari perubahan-perubahan yang tidak diinginkan selama proses penyimpanan. seperti pertumbuhan tunas, pertumbuhan akar, batang bengkok, buah keriput, polong alot, ubi berwarna hijau, terlalu matang, dll.

Berikut Ini Cara Penanganan Kacang Hijau Pasca Panen :

A. Pengeringan

Setelah melalui proses pemanenan kemudian kacang hijau yang masih dibungkus oleh polongnya itu dikeringkan dibawah sinar matahari, kegiatan dari pengeringan kacang polong ini bertujuan agar kadar air yang terkandung pada kacang polong itu menurun. Selain itu juga agar lebih mudah dalam melepaskan biji kacang polongnya, biasanya biji kacang hijau yang sudah kering itu memiliki kadar air antar 10-12% dimana nilai tersebut merupakan salah satu nilai yang bagus agar kacang hijau dapat disimpan dengan tahan lama.

Nah untuk mengetahui nilai tersebut anda dapat mengukurnya dengan menggunakan alat ukur kada air atau moisture meter ini dapat mengukur dengan cepat dan akurat, Moisture meter yang cocok untuk mengukur kadar air pada biji kacang hijau yaitu alat kelembapan bijian MC-7828G yang satu ini sudah menjamin dengan keakuratannya.

B. Perontokan

Jika sudah kering selanjutnya adalah proses perontokan kacang polong itu dimasukan ke dalam karung kemudian dipukul-pukul menggunakan kayu atau bambu yang sudah dilapisi dengan karet dalaman ban. Hal ini bermaksud agar mengantisipasi kerusakan biji kacang hijau yang terjadi pada saat pemukulan yang terlalu keras.

Apabila sudah dipukul-pukul kemudian biji kacang hijau dipisahkan dari kotoran yang dihasilkan dari kulitnya atau kotoran lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan pada kacang hijau tersebut, cara pemisahannya bisa dengan cara ditampi menggunakan tampah.

C. Penyimpanan

Sebelum melakukan penyimpanan harus dipastikan kadar air pada kacang hijau tersebut memiliki kadar air yang rendah karena jika kadar air pada kacang hijau itu sedikit maka penyimpanan dapat dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Apabila kacang hijau itu akan disimpan sebaiknya penyimpanan menggunakan karung atau goni, jika penyimpanan menggunakan plastik dapat menyebabkan kelembaban pada biji kacang hijau yang sebelumnya sudah kering. Tidak hanya itu saja tempat untuk penyimpanan pun tidak boleh lembab tetapi harus memiliki tempat yang kering, bersih dan juga sirkulasi udara baik.